--> .

4+ Definisi dan Karakter Berpikir Kritis Menurut Para Ahli

BERPIKIR KRITIS

Pengertian berpikir kritis oleh para ahli yaitu sebagai berikut:
1) Menurut Santrock (dalam Desmita. 2011:153) berpikir kritis adalah “critical thinking involves grasping the deeper meaning of problems, keeping an open mind about different approaches and perspectives, not accepting on faith what other people and books tell you, and thinking reflectively rather than accepting the first idea that comes to mind.” 

Kemampuan berpikir kritis melibatkan pemahaman mendalam arti dari masalah-masalah, menunjukkan pemikiran terbuka tentang perbedaan pendekatan dan perspektif, tidak menerima secara mentah apa yang dijelaskan orang lain dan buku-buku kepadamu, berpikir secara reflektif daripada sekedar menerima gagasan yang pertama kali terfikirkan.

Desmita. 2011. Psikologi Perkembangan Siswa. Bandung: Remaja Rosdakarya


2) Menurut Ennis (dalam eti.2011:67) berpikir kritis adalah berpikir reflektif yang berfokus pada pola pengambilan keputusan tentang apa yang harus diyakini dan apa yang harus dilakukan.

Eti Nurhayati. 2011. Psikologi Pendidikan Inovatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

3) Menurut Perkins (dalam Nyayu. 2014:116) berpikir kritis adalah kemampuan untuk mengumpulkan, menginterpretasi, dan mengevaluasi informasi secara akurat dan efisien
Nyayu Khodijah. 2014. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers

4) Menurut Dacey dan Kenny (dalam Desmita. 2011:153)  berpikir kritis adalah “The ability to think logically, to apply this logical thinking to the assessment of situations, and to make good judgment and decision.”
Kemampuan berpikir secara logis yang menerapkannya untuk menilai situasi dan membuat keputusan yang baik.
Desmita. 2011. Psikologi Perkembangan Siswa. Bandung: Remaja Rosdakarya

Karakteristik berpikir kritis

Berpikir kritis merupakan suatu bagian dari kecakapan praktis yang dapat membantu dalam menyelesaikan masalah. Oleh karena itu kemampuan berpikir kritis mempunyai karakteristik tertentu yang dapat dilakukan dan dipahami oleh masing-masing individu. Menurut Pierce and associates (dalam Desmita. 2011:154) menyebutkan ada beberapa karakteristik yangdiperlukan dalam berpikir kritis atau membuat pertimbangan yaitu:
1) Kemampuan untuk menarik kesimpulan
2) Kemampuan untuk mengidentifikasi asumsi
3) Kemampuan untuk berpikir secara deduktif
4) Kemampuan untuk membuat interpretasi yang logis
5) Kemampuan untuk mengevaluasi argumentasi mana yang lemah dan kuat.
Desmita. 2011. Psikologi Perkembangan Siswa. Bandung: Remaja Rosdakarya

Menurut Dressel & Mayhew Morgan (dalam eti.2011:68)  kemampuan berpikir kritis terdiri atas:
1) Kemampuan mendefinisikan masalah
2) Kemampuan menyelesaikan informasi untuk pemecahan masalah
3) Kemampuan mengenali asumsi-asumsi
4) Kemampuan merumuskan hipotesis
5) Kemampuan menarik kesimpulan.25
Eti Nurhayati. 2011. Psikologi Pendidikan Inovatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sementara itu, Seifert & Hoffnung (dalam Desmita. 2011:155)  menyebutkan beberapa komponen berpikir kritis, yaitu:
1) Basic operations of reasoning. Berpikir secara kritis seseorang harus memiliki kemampuan untuk menjelaskan, menggeneralisasi, menarik kesimpulan deduktif, dan merumuskan langkah-langkah logis lainnya secara mental.
2) Domain-specific knowledge. Seseorang dalam menghadapi suatu problem harus memiliki pengetahuan tentang topik atau kontennya serta memecahkan suatu konflik pribadi, seseorang harus memiliki pengetahuan tentang person dan dengan siapa yang memiliki konflik tersebut.
3) Metacognitive knowledge. Pemikiran kritis yang efektif mengharuskan seseorang untuk memonitor ketika ia mencoba untuk benar-benar memahami suatu ide, menyadari kapan ia memerlukan informasi baru, dan mereka-reka bagaimana ia dapat dengan mudah mengumpulkan dan mempelajari informasi tersebut.
4) Values, beliefs, and dispositions. Berpikir secara kritis berarti melakukan penilaian secara fair dan objek. Ini berarti ada semacam keyakinan diri bahwa pemikiran benar-benar mengarah pada solusi.
Desmita. 2011. Psikologi Perkembangan Siswa. Bandung: Remaja Rosdakarya


Itulah rangkumanpustaka.blogspot.com dapat sampaikan mengenai Definisi dan Karakter Berpikir Kritis Menurut Para Ahli



0 Response to "4+ Definisi dan Karakter Berpikir Kritis Menurut Para Ahli"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel