MAKALAH SEJARAH HAK ASASI MANUSIA

I. PENDAHULUAN
a. Latar Belakang


Istilah Hak Asasi Manusia (HAM) dalam beberapa bahasa asing dikenal dengan sebutan droit de i’home (Perancis), yang berarti hak manusia, human right (Inggris) atau mensen rechten (Belanda) yang dalam bahasa Indonesia disalin menjadi hak-hak kemanusiaan atau hak-hak asasi manusia.


Hak asasi manusia menjadi bahasan penting setelah Perang Dunia kedua dan pada waktu pembentukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 1945. Istilah Human Rights sendiri menggantikan istilah Natural Rights, hal ini karena konsep hukum alam yang berkaitan dengan hak-hak alam menjadi suatu kontroversial. Dalam perkembanganya mengalami perubahan-perubahan mendasar sejalan dengan keyakinan dan praktek-praktek sosial di lingkungan kehidupan masyarakat luas.

Semula HAM berkembang di negara-negara maju, sesuai dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi maka berkembang pula di negara-negara berkembang. negara berkembang seperti Indonesia yang juga sebagai anggota PBB mau tidak mau harus menerima untuk melakukan ratifikasi instrumen HAM Internasional sesuai dengan falsafah Pancasila dan UUD 1945 serta kebudayaan bangsa Indonesia

Dari uraian diatas makalah ini mencoba menjelaskan mengenai apa yang dimaksud hak asasi manusia, awal mula dan perkembangan hak asasi manusia serta perbandingan antara hak dan kewajiban.

b. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan hak asasi manusia?
2. Bagaimana awal mula lahirnya hak asasi manusia?
3. Bagaimana sejarah perkembangan hak asasi manusia? 
4. Bagaimana perbandingan antara hak dan kewajiban?
5. Bagaimana perbandingan antara Hak Asasi Manusia dan Kewajiban Asasi Manusia?


c. Tujuan Penulisan
Tujuan ditulisnya makalah ini adalah agar mahasiswa mampu memahami apa yang dimaksud hak asasi manusia, awal mula dan perkembangan hak asasi manusia serta perbandingan antara hak dan kewajiban serta perbandingan hak asasi manusia dan kewajiban asasi manusia.

d. Sistematika Penulisan
Makalah ini terdiri dari 3 Bab, yaitu Bab I yaitu pendahuluan yan terdiri dari latar belakang, rumusan masalah, tujuan penulisan dan sistematika penulisan, Bab II Pembahasan terdiri dari Pengertian hak asasi manusia, Awal mula lahirnya hak asasi manusia, Sejarah perkembangan hak asasi manusia dan Perbandingan antara hak dan kewajiban. Serta ditutup dengan Bab III Penutup dengan Simpulan dan Saran

II. PEMBAHASAN

1. Pengertian Hak Asasi Manusia
Hak Asasi Manusia dalam beberapa bahasa asing dikenal dengan sebutan droit de i’home (Perancis), yang berarti hak manusia, human right (Inggris) atau mensen rechten (Belanda) yang dalam bahasa Indonesia disalin menjadi hak-hak kemanusiaan atau hak-hak asasi manusia. Pengertian HAM menurut beberapa ahli antara lain :
1. UU No. 39 Tahun 1999
Menurut Undang-Undang Nomor 39 tahun 1999, HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Hak itu merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh Negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
2. John Locke
Menurut John Locke, hak asasi adalah hak yang diberikan langsung oleh Tuhan sebagai sesuatu yang bersifat kodrati. Artinya, hak yang dimiliki manusia menurut kodratnya tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya, sehingga sifatnya suci.
3. Harifin A. Tumpa
Hak asasi manusia adalah merupakan hak yang melekat di dalam diri pribadi individu, dan hak ini merupakan hak yang paling mendasar dari setiap individu untuk berdiri dan hidup secara merdeka dalam komunitas-komunitas masyarakat.

Dari uraian beberapa ahli diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa hak asasi manusia itu merupakan karunia Tuhan yang diberikan sejak lahir yang wajib dijaga dan dilindungi oleh Undang-undang. Contoh Hak Asasi Manusia misalnya Hak menyatakan pendapat, hak jaminan keamanan, hak pendidikan, hak kesehatan dan lain sebagainya.

1.1 Jenis-jenis Hak Asasi Manusia
  1. Personal Rights atau hak asasi pribadi meliputi kemerdekaan menyatakan pendapat, memeluk agama, dan kebebasan bergerak
  2. Property Rights atau hak-hak asasi ekonomi, hak untuk memiliki sesuatu, untuk membeli atau menjual barang dan mengadakan perjanjian tanpa campur tangan berlebihan dari pemerintah
  3. Rights of legal equality atau hakuntuk mendapat perlakuan yang sama dan sederajat dalam hukum dan pemerintahan
  4. Political Rights atau hak-hak asasi politik misal hak untuk dipilih dan memilih dalam pemilu
  5. Hak-hak asasi sosial dan budaya, misal hak untuk memilih pendidikan dan mengembangkan kebudayaan
  6. Procedural Rights atau hak tata cara peradilan dan jaminan perlindungan, hak agar pemerintah mentaati tata cara dan peratutan dalam upaya melindungi pelaksanaan hak-hak asasi misalnya dalam hal penggeledahan, penyitaan, penangkapan, penahanan dan peradilan

2. Sejarah Hak Asasi Manusia
Pada dasarnya hak asasi manusia tidak dapat dinikmati secara langsung namun dalam mendapatkanya membutuhkan perjuangan yang tidak mudah. Karena manusia tidak peduli dengan hak orang lain namun ketika haknya dirampas oleh orang lain baru dia akan tergugah untuk mempertahankan hak nya. Berikut perkembangan HAM di berbagai belahan dunia :
A. INGGRIS
Awal munculnya HAM di Inggris yaitu pada periode 1215 dengan ditanda tanganinya Piagam Magna Charta, Saat itu kekuatan para bangsawan berhasil mendesak para raja-raja di Inggris untuk segera memberikan Magna Charta Libertatum sebagai wujud realisasi dari berbagai tuntutan-tuntutan rakyat. Kekuatan kolektif kaum bangsawan dipedomani oleh volume dan dinamika konflik yang berkepanjangan yang berada pada level aristrokasi yang berhadapan dengan kaum feodalis (raja) selama hampr 40 tahun, yang berakhir pada penandatanganan Magna Charta Libertatum di dekat istana Winsdor. Peristiwa ini adalah salah satu momentum sejarah dunia untuk manusia. Magna Charta Libertatum  merupakan dokumen pertama sejarah HAM didunia yang relatif konstruktif, tertata dan pada prinsip-prinsipnya menghargai dan melindungi hak-hak individu. Isi Magna Charta Libertatum yaitu :
1. Raja beserta keturunanya berjanji menghormati kemerdekaan, hak dan kebebasan gereja inggris
2. Raja berjanji kepada penduduk kerajaan yang bebas untuk memberikan hak-hak sebagai berikut :
  1. a. para petugas keamanan dan pemungut pajak akan menghormati hak penduduk
  2. b. polisi atau jaksa tidak dapat menuntut seseorang tanpa bukti dan saksi yang sah
  3. c. seseorang yang bukan budak. Tidak akan ditahan, ditangkap, dinyatakan bersalah tanpa perlindungan negara dan tanpa alasan hukum sebagai dasar tindakanya
  4. d. apabila seseorang tanpa perlindungan hukum sudah terlanjur ditahan raja berjanji akan mengoreksi kesalahanya

kemudian tahun 1628 muncul Petition of Rights yang berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai hak-hak rakyat dan jaminanya, petisi ini diajukan oleh para bangsawan kepada raja didepan parlemen pata tahun 1628 yang berisi :
a. pajak dan pungutan istimewa harus disertai persetujuan
b. warga negara tidak boleh dipaksakan menerima tentara di rumahnya
c. tentara tidak boleh menggunakan hukum perang dalam keadaan damai
Undang-undang yang mengatur tentang penahanan seseorang dibuat pada tahun 1679 atau lebih dikenal Hobeas Corpus Act (Undang-undang Penegasan Penahanan ), yang berisi :
a. seseorang yang ditahan segera diperiksa dalam waktu 2 hari setelah penahanan
b. alasan penahanan seseorang harus disertai bukti yang sah menurut hukum
c. jika seseorang dibebaskan dari suatu perkara maka dia tidak boleh ditangkap lagi atas dasar perkara yang sama.
Jadi undang-undang tersebut dapat melindungi rakyat dan untuk mencegah pemenjaraan yang sewenang-wenang 
Pada tahun 1689 muncul Bill of Rights atau Undang-undang hak Asasi yang berisi :  
a. kebebasan dan kerahasiaan dalam pemilihan anggota parlemen 
b. kebebasan berbicara dan mengeluarkan pendapat 
c. pajak undang-undang dan pembentukan tentara tetap seijin tentara.
d. Hak warga negara untuk memeluk dan menjalankan agama menurut kepercayaan masing-masing
e. Parlemen berhak mengubah keputusan raja, 

Dilanjutkan Ketentuan Act Of Settlement pada tahun 1701 yang bertujuan untuk membatasi lebih jauh hak-hak raja dan memberikan jaminan yang lebih baik atas hak-hak kebebasan rakyat.
Pada tahun 1867 terdapat Reform Bill I dan Reform Bill II yang memuat tentang penolakan sistem pemilihan umum untuk house of commands parlemen atau (dewan perwakilan rakyat). akibatnya Tuan-tuan tanah semakin merosot hak-haknya dalam memilih dan menentukan anggota dewan perwakilan rakyat.
Dari uraian diatas menjelaskan bahwa perjuangan hak asasi di Inggris cukup panjang dan rumusan hak asasi tersebar dalam berbagai hukum sebab di Inggris tidak memiliki konstitusi seperti UUD 1945. 

Analisis Kasus Rasisme Sepakbola di Inggris
a. Deskripsi Kasus
Sepakbola Inggris adalah yang terbaik di dunia namun kasus Rasisme atau faham yang yang menganggap suatu ras tertentu lebih superior dan memiliki hak untuk mengatur ras yang lainnya sangat marak terjadi, antara lain pelecehan Patrick Evra yang berkulit hitam oleh Luis Suares yang berkulit putih. Pelecehan suporter West Ham terhadap pendukung Tottenham yang sebagian besar keturunan Yahudi. Bentuk pelecehan rasisme antara lain dalam bentuk yel-yel suporter, suporter menirukan salam khas Nazi kepada pemain yahudi, suporter menirukan suara monyet dan melemparkan pisang saat pemain berkulit hitam memainkan bola, dan lain sebagainya
b. Analisis Penyebab Kasus
Ketakutan terhadap orang asing, penolakan terhadap hubungan antar ras dan generalisasi terhadap suatu kelompok orang tertentu
c. Akibat Kasus 
Kasus rasisme marak terjadi di Inggris sehingga menyebabkan para pemain tidak konsentrasi saat bermain, menimbulkan ketidakadilan dan ketidaksamarataan di dunia sepakbola Inggris
d. Cara Mengatasi
sebenarnya Asosiasi Sepakbola Inggris sudah memberikan sanksi yang tegas kepada pihak yang melakukan rasisme dengan denda uang yang sangat banyak hingga larangan bertanding kepada pemain, namun diperlukan pendekatan secara menyeluruh kepada semua pihak dalam sepakbola Inggris dan setelah diberikan penyuluhan bisa diberikan sanksi yang sangat berat seperti larangan seumur hidup bermain sepakbola atau dilarang datang seumur hidup ke stadion

B. AMERIKA SERIKAT
Amerika merupakan jajahan Inggris sehingga ironis apabila rakyat Inggris berjuang membela hak-hak asasinya sedangkan bangsa Ingris tetap mencengkram dan merampas hak-hak kemanusiaan Bangsa Amerika. Bangsa Amerika dituntut untuk memikul hutang Inggris untuk perang Eropa dengan mengeluarkan Undang-undang pengangkutan kapal, Undang-undang Gula, dan Undang-undang Materai yang sangat merugikan bangsa Amerika.
Pada bulan Oktober 1774 rakyat Amerika mengadakan Konggres untuk menentang Undang-undang yang mengurangi hak-hak rakyat amerika. Namun raja Inggris beranggapan bahwa kongres Amerika adalah suatu Pemberontakan sehingga meletuslah pertempuran dan akhirnya pertemperun dimenangkan oleh bangsa Amarika yang mendapatkan bantuan dari Perancis sehingga lahirlah Declarations Of Independence.
Declaration Of Independence USA, 1776. 
1. Hak Hidup
2. Hak Kebebasan
3. Hak untuk mengejar kebahagiaan

Analisis Kasus Penjara Guantanamo
a. Deskripsi Kasus
Sejak 2002 Kamp Guantanamo telah menjalankan perannya sebagai penjara militer dan kamp interogasi dan menahan lebih dari 775 tahanan dari 44 negara dan kebanyakan orang-orang yang dicurigai oleh pemerintahan AS sebagai operatif Al-Qaeda dan Taliban; 
Mohamedou Ould Slahi diduga merencanakan pengeboman di bandar udara Los Angeles, dan ditahan di penjara Guantanamo, Kuba, tanpa pernah menjalani proses pengadilan. yang telah mendekam dalam penjara Guantanamo sejak tahun 2002, hingga saat ini belum dibebaskan, menjelaskan dirinya menjadi sasaran perlakuan brutal para sipir penjara, yaitu dengan disekap dalam ruangan beku selama berjam-jam, dipaksa meminum air garam dan berulang kali dipukuli, mendapat pelecehan seksual
b. Analisis Penyebab Kasus
Pelanggaran HAM kepada tahanan oleh Amerika Serikat dengan penahanan tanpa pengadilan, penyiksaan saat di interograsi 
c. Akibat Kasus 
1. cacat fisik dan mental pada para tahanan
2. tahanan ada yang sampai meninggal
3. ketidakadilan kepada para tahanan
4. merebut kebebasan seseorang
d. Cara Mengatasi
Banyak kalangan yang telah mendesak pemerintahan amerika serikat untuk menutup penjara Guantanamo, namun Senat AS tetap tidak mau menutup karena penjara itu masih dibutuhkan bahkan Pesiden Barrack Obama pun tidak boleh menutup penjara tersebut, memiliki sebuah penjara adalah kedaulatan suatu negara, jadi PBB dan masyarakat dunia cukup meminta AS merubah tata cara memperlakukan tahanan, agar tetap manusiawi dan ada keadilan didalamnya. 

C. PERANCIS
Perjuangan hak asasi manusia di Perancis bukan karena penjajahan bangsa lain tetapi karena kedzaliman rajanya sendiri. Raja memungut pajak dari kaum bangsawan dan kaum gereja, namun kaum bangsawan dan kaum gereja menolak karena merasa kedudukannya istimewa sehingga sasaran pajaknya berubah menjadi rakyat kecil sehingga menyesengsarakan rakyat kecil. Karena kesengsaraan, rakyat kecil melakukan perlawanan sehingga kekacauan terjadi dimana-mana dan tidak dapat dibendung lagi dan meneriakkan semboyan 
Semboyan Revolusi Prancis (Tri Sloganda) yaitu
1. Liberte (kemerdekaan)
2. Egalite ( Kesamarataan)
3. Fraternite (Kerukunan atau Persaudaraan)
Setelah kekacauan yang berkepanjanganan, akhirnya pada tahun 1789 raja menerima rumusan piagam hak-hak manusia dan warga negara atau dikenal  Declaration Des Droits De’L Home Et Du Citoyen yang merupakan hasil perjuangan HAM oleh rakyat Prancis terhadap kezaliman rajanya Floderwijk XIV
1. Hak Kebebasan
2. Hak Milik
3. Hak Kesamaan
4. Hak Melawan Penindasan

Analisis Kasus Teror Paris
a. Deskripsi Kasus
Setidaknya 128 orang meninggal dalam penembakan dan serangan bom di Paris dan 180 orang terluka. ISIS atau kelompok yang mengklaim sebagai Negara Islam mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Serangan yang paling fatal terjadi di sebuah konser musik setelah sejumlah orang bersenjata menembak kerumunan. Lainnya terbunuh dalam sejumlah ledakan dekat Stade de France dan penembakan di restoran di pusat kota. Prancis mengumumkan keadaan darurat dan menutup perbatasan.
b. Analisis Penyebab Kasus
1. Balasan aksi oleh ISIS karena militer Prancis menggempur ISIS di Timur Tengah
2. ISIS berusaha menghentikan suplai bantuan orang yahudi di Prancis kepada Israel
3. ISIS ingin menghancurkan pariwisata dan ekonomi negara eropa
c. Akibat Kasus 
1. Ratusan orang meninggal dunia dan luka-luka
2. Munculnya Islamofobia
3. Keamanan negara prancis terganggu
4. Militer prancis menggalakan seranganya di Irak dan suriah
d. Cara Mengatasi
Menumpas ISIS sampai ke akar-akarnya termasuk mengungkap siapa yang mendanai dan mengorganisasinya namun yang menjadi catatan saat memerangi ISIS di Timur Tengah jangan sampai mengorbankan rakyat sipil, dan juga negara-negara di seluruh dunia harus meningkatkan keamanan negara.

D. PERANG DUNIA KE II
Akibat perang dunia ke II Puluhan juta orang meninggal dunia di seluruh belahan dunia. Melihat dampak perang begitu merusak maka didirikan perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan melahirkan Universal Declaration of Human Rights, 10 Desember 1948. Yang dirumuskan oleh PBB terdiri dari 30 pasal, 3 hal pokoknya antara lain :
1. Life (Penghidupan)
2. Liberty (kemerdekaan)
3. Security of Person (keselamatan Seseorang)
Declaration of Human Rights merupakan tahap awal merealisasikan perlindungan HAM,  tahap berikutnya adalah mengupayakan untuk mengikatnya secara yuridis di setiap bangsa yang mengakibatkan lahirnya konvensi dan konvenan diberbagai bidang kehidupan bangsa. 
E. SEJARAH HAM DI INDONESIA
Pada masa penjajahan Belanda hak warga negara Indonesia di rampas. Contohnya dengan politik adu domba yang membuat perpecahan, kemudian rakyat dibuat bodoh dengan tidak boleh mendapatkan pendidikan. Rakyat Indonesia diletakkan pada golongan ke tiga setelah orang Belanda dan Timur Asing sehingga harkat martabatnya jadi rendah. Tokoh-tokoh Indonesia seperti Soekarno dan Moh, Hatta yang membahayakan Belanda di tangkap dan diasingkan. Berdasarkan Tuntuntan Parlemen Belanda yang menuntut agar pemerintah hindia belanda membalas budi kepada rakyat pribumi dengan cara politik balas budi yang berisi Edukasi, Irigasi dan Transmigrasi namun dalam pelaksanaanya sangat mengecewakan karena tidak sesuai dengan apa yang direncanakan
Akibat penindasan Belanda banyak bermunculan perlawanan-perlawanan misalnya Perang Sultan Agung, Perang Paderi, perang Diponegoro, perang aceh dll. Setelah memasuki abad 20 perlawanan berubah menjadi pergerakan antara lain Budi Utomo, Sarekat Dagang Islam, Indische Partij, PNI dll
Pada tahun 1942 pemerintahan Hindia Belanda menyerah pada Jepang. Sehingga Jepang bergantian menjajah Indonesia. Jepang datang ke Indonesia dengan semboyan 3A yaitu jepang pelindung asia, jepang cahaya asia, jepang pemimpin asia. Namun penderitaan rakyat indonesia bertambah dengan dijadikan Romusha oleh tentara jepang.
Setelah Proklamasi, berarti bangsa indonesia telah memperoleh hak kemerdekaanya dan hak kebebasaanya. Namun belum 100% karena sekutu yang diboncengi NICA melakukan Agresi ke wilayah-wilayah Indonesia untuk menjajah Indonesia lagi. 
Pada tahun 1955, Indonesia mengadakan Konfrensi Asia Africa dan menghasilkan Dasasila Bandung yang berisi :
Pertama: Menghormati hak-hak asasi manusia dan menghormati tujuan-tujuan dan prinsip-prinsip dalam Piagam PBB.
Kedua: Menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah semua negara.
Ketiga: Mengakui persamaan derajat semua ras serta persamaan derajat semua negara besar dan kecil.
Keempat: Tidak campur tangan di dalam urusan dalam negeri negara lain.
Kelima: Menghormati hak setiap negara untuk mempertahankan dirinya sendiri atau secara kolektif, sesuai dengan Piagam PBB.
Keenam:(a) Tidak menggunakan pengaturan-pengaturan pertahanan kolektif untuk kepentingan khusus negara besar mana pun. (b) Tidak melakukan tekanan terhadap negara lain mana pun.
Ketujuh: Tidak melakukan tindakan atau ancaman agresi atau menggunakan kekuatan terhadap keutuhan wilayah atau kemerdekaan politik negara mana pun.
Kedelapan: Menyelesaikan semua perselisihan internasional dengan cara-cara damai, seperti melalui perundingan, konsiliasi, arbitrasi, atau penyelesaian hukum, ataupun cara-cara damai lainnya yang menjadi pilihan pihak-pihak yang bersangkutan sesuai dengan Piagam PBB.
Kesembilan: Meningkatkan kepentingan dan kerja sama bersama.
Kesepuluh: Menjunjung tinggi keadilan dan kewajiban-kewajiban internasional
3. Perbandingan Antara Hak Dan Kewajiban
4.1 Pengertian Hak
1. Menurut Prof. Purnadi Purbacaraka, SH hak adalah suatu peranan yang boleh dilakukan dan boleh juga tidak dilakukan. 
2. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia hak adalah kekuasaan yang benar atas sesuatu atau kekuasaan untuk menuntut sesuatu.
3. Hak adalah kekuasaan seseorang untuk melakukan sesuatu dan dalam melakukan sesuatu berdasarkan atas Undang-undang.
Kesimpulan hak adalah kekuasaan untuk menuntut sesuatu yang boleh dilakukan berdasarkan undang-undang. Contoh: sebagai mahasiswa berhak mendapatkan transparasi nilai terhadap dosen, sebagai warga negara berhak untuk mengikuti pemilu.
4.1.1 Aspek-aspek penting dalam penggunaan hak:
a. Aspek kekuatan yakni kekuasaan untuk menikmati hak tersebut sebab yang mempunyai hak tersebut tidak mempunyai kekuasaan untuk menikmatinya maka segala hak tersebut tidak ada gunanya.
b. Aspek perlindungan hukum yang mengesahkan aspek kekuatan yang memberikan kekuatan bagi pengguna hak
c. Aspek pembatasan hukum dalam penggunaan hak tak melampaui batas atau hak orang lain sehingga menimbulkan kerugian bagi orang lain
d. Perlu pengaturan hak dalam hukum sehingga ada perlindungan dalam penggunaan hak dan membatasi penggunaan hak yang melampaui batas.
4.1.2 Timbulnya suatu hak
a. Timbulnya subjek hukum baru
b. Adanya perjanjian
c. Adanya kerugian sehingga memperoleh hak ganti rugi
d. Karena telah melakukan kewajiban
e. Adanya kewajiban
f. Adanya ketentuan hukum
      4.1.3 Hilangnya Hak
a. Tidak ada lagi subjek hukum
b. Masa berlaku habis
c. Hak sudah diperoleh
d. Kewajiban untuk memperoleh hak sudah tidak dilakkan lagi
e. Kadaluarsa
f. Adanya peraturan
g. Hak beralih kepada orang lain
h. Adanya sebab luar biasa seperti tanah longsor 
4.2 Pengertian Kewajiban
1. Menurut Prof. Purnadi Purbacaraka, SH kewajiban adalah suatu peranan yang harus dilakukan atau harus tidak dilakukan.
2. Menurut Kamus Besar bahasa Indonesia Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksankan.
3. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan.
Contoh: Harus dilakukan sebagai mahasiswa harus belajar, membayar pajak, membayar tagihan pembayaran kuliah. Harus tidak dilakukan mencuri. Perbuatan asusila dll yang dapat merugikan orang lain
4.2.1 Aspek-aspek penting dalam penggunaan kewajiban:
a. Aspek kelogisan dalam arti bahwa orang yang bersangkutan mempunyai kemampuan untuk menanggung kewajiban tersebut
b. Aspek perlindungan hukum, bahwa seseorang secara benar telah melaksanakan kewajiban perlu dilindungi atas gugatan yang akan menimbulkan kerugian pada orang lain
c. Aspek pembatasan hukum menjaga jangan sampai pelaksanaan kewajiban seseorang kurang dari batas minimalnya sehingga dapat merugikan orang lain.
d. Yang dapat dikategorikan pelaksanaan kewajiban yang tidak memadai misalnya
4.2.2 Timbulnya kewajiban
a. kewajiban lahir karena hak tertentu
b. adanya perjanjian
c. harus mengganti kerugian yang disebabkanya
d. telah menikmati suatu hak
e. karena kadaluarsa
f. adanya peraturan
4.2.3 Hilangnya Kewajiban
a. tidak ada lagi subjek hukum
b. kadaluarsa
c. sudah dipenuhi
d. hak yang melahirkan kewajiban itu sudah hilang
e. ada peraturan yang menghapusnya
f. kewajiban dialihkan kepada pihak lain
g. adanya sebab yang tidak dapat melakukan kewajiban lagi
5. Hubungan Antara Hak dan Kewajiban
Pada dasarnya antara hak dan kewajiban akan berjalan secara bersamaan,suatu hak akan menghasilkan kewajiban dan sebaliknya kewajiban akan mendapatkan hak. Jadi pada dasarnya dimana ada hak disitu ada kewajiban, misalnya jika teman memberikan kita makanan kita memiliki kewajiban moral untuk berterima kasih dan kewjiban membayar pajak akan mendapatkan pelayanan sarana dan prasarana umum dengan baik misalnya jalan yang bagus.
6. Perbandingan  HAM dan KAM
Hak azasi manusia (HAM) adalah hak yang mutlak harus ada menyertai hidup setiap manusia (tanpa kecuali) selaras dengan harkat dan martabat sebagai manusia yang merdeka:
1. Unsur-unsur dasar yang melandasi hak (diatas) tetapi ada unsur khusus bahwa HAM tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun , kapanpun dan dengan cara apapun.
2. Hak azasi seseorang dapat dibatasi atau diganggu gugat bila seseorang telah mengganggu hak azasi orang lain.disamping hal diatas karena demi keselamatan orang itu sendiri
Kewajiban azasi manusia (KAM) adalah kewajiban yang mutlak harus dipenuhi oleh setiap orang tanpa terkecuali selaras dengan harkat dan martabatnya sebagai manusia terhadap sesamanya. Menurut UU No 39 1999 pasal 1 ayat 2 tentang HAM bahwa kewajiban dasar manusia adalah seperangkat kewajiban yang apabila tidak dilaksanakan tidak memungkinkan terlaksana dan tegaknya HAM.
1. Yang menjadi kewajiban azasi bagi setiap orang untuk dipenuhi ialah mengakui dan menghormati hak azasinorang lain dengan wajar dan layak
2. Dan unsur-unsur dasar yang melandasi setiap KAM pada dasarnya sdama dengan unsur-unsur dasar suatu kewajiban
3. Sanksi bagi seseorang yang tak memenuhi kewajiban azasi dengan baik maka hak azasi orang tersebut dapat dicabut ataupun dikurangi seimbang dengan kesalahan atau kerugian yang diderita orang lain.


III. Penutup
A. Simpulan
HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Hak itu merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh Negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Sejarah HAM dimulai dari ditandatanganinya piagam Magna Charta oleh raja Inggris tahun 1215 kemudian perjuangan HAM terjadi di Amerika dan Prancis. Setelah perang dunia kedua munculah PBB sebagai badan untuk menjaga perdamaian dunia. Indonesia juga ikut berperan dalam penegakan HAM dengan ikut merumuskan dasasila bandung.  Bahwa kewajiban asasi manusia jika dilaksanakan memungkinkan terlaksana dan tegaknya HAM.
B. Saran
Hak Asasi Manusia harus selalu ditegakan untuk melindungi harkat dan martabat semua manusia di dunia. Saat ini masih terjadi kasus-kasus pelanggaran HAM di dunia, misalnya Rohingnya dan Suriah, jadi masyarakat dunia harus berperan aktif dalam penegakan HAM terutama PBB.








Daftar Pustaka
Widirahardja. 2006. Selayang Pandang Hak-Hak Dasar Manusia. Salatiga : Widya Sari
Muladi. 2005. Hak asasi manusia: hakekat, konsep, dan implikasinya dalam perspektif hukum
dan masyarakat. Michigan : Refika Aditama
Undang-undang Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia
www.Jimmydj81.blogspot.com
Human Rights Violation by The United States of America” yang dikeluarkan pada 2007 oleh Departemen HAM—Kementerian Politik Luar Negeri, Iran dalam https://myartikel.wordpress.com/2007/07/14/pelanggaran-ham-amerika-serikat/




0 Response to "MAKALAH SEJARAH HAK ASASI MANUSIA"

Post a Comment