Sumber-Sumber Belajar Menurut Darwis A. Soelaiman

Sumber-Sumber Belajar Menurut Para Ahli


Menurut Darwis A. Soelaiman (1979: 265) sumber-sumber pengajaran ialah segala macam alat atau situasi yang dapat memperkaya atau memperjelas pemahaman murid terhadap yang dipelajarinya, yang sekaligus berarti memperkaya pengalaman mereka. Sumber itu merupakan alat yang membantu guru dalam mengajar, sehingga metode mengajar yang digunakannya akan menjadi lebih efektif untuk mencapai tujuan pengajaran. Sumber itu merupakan alat peraga yang dapat memperjelas atau membuat pelajaran menjadi lebih konkrit, dan yang membuat murid lebih terdorong untuk belajar serta membuat
situasi pengajaran lebih bervariasi. Demikian pula sumber itu merupakan pesanpesan
berupa isi pelajaran dari guru kepada siswa. Sumber- sumber pengajaran dapat dibagi menjadi 4 kategori:
  1. Alat-alat bantu tradisional dengan kegunaannya yang umum, seperti papan tulis dan buku-buku, maupun surat kabar, majalah dan bahan-bahan referensi lain yang ada di perpustakaan,
  2. Sumber-sumber pengajaran yang ada dalam masyarakat “community resources” seperti tempat-tempat bersejarah, keadaan alam lingkungan, industry, dan lain-lain.
  3. Alat-alat audio visual, sebaian ada yang bersifat visual dan sebagian lagi hanya “auditory”, dan ada pula yang mencakup keduanya yaitu alat-alat yang dapat memperhatikan dan mendengarkan sesuatu. Alat visual meliputu bendabenda, contoh-contoh, gambar-gambar, lukisan, diorama, dan bahan-bahan lainnya.
  4. Alat-alat yang disebut “mesin pengajar” merupakan penemuan baru dalam pelaksanaan pengajaran berprogram. (Darwis A. Soelaiman, 1979: 267-268).


Darwis A. Soelaiman. 1979. Pengajar Kepada Teori dan Praktek Pengajaran. Semarang: IKIP Semarang Press.


Menurut Abdul Majid (2007: 170) Sumber belajar juga diartikan sebagai segala tempat atau lingkungan sekitar, benda, dan orang yang mengandung informasi dapat digunakan sebagai wahana bagi peserta didik untuk melakukan proses perubhan tingkah laku. Dari pengertian tersebut belajar dapat dikategorikan sebagai berikut.
  1. Tempat atau lingkungan alam sekitar yang dimana saja seseorang dapat melakukan belajar atau proses perubahan tingkah laku maka tempat itu dapat dikategorikan sebagai tempat belajar yang berarti sumber belajar.
  2. Benda yaitu segala benda yang memungkinkan terjadinya perubahan tingkah laku bagi peserta didik, maka benda itu dapat dikategorikan sebagai sumber belajar.
  3. Orang yaitu siapa saja yang memiliki keahlian tertentu dimana peserta didik dapat belajar sesuatu, maka yang bersangkutan dapat dikategorikan sebagai bumber belajar.
  4. Buku yaitu segala macam buku yang dapat dibaca secara mandiri oleh peserta didik dapat dikategorikan sebagai sumber belajar. Misalnya buku pelajaran, buku teks kamus, ensiklopedi, fiksi, dan sebagainya.
  5. Peristiwa dan fakta yang sedang terjadi, misalnya peristiwa kerusuhan, bencana, dan peristiwa lainnya yang guru dapat menjadikan peristiwa atau
  6. fakta sebagai sumber belajar. (Abdul Majid, 2007: 170-171).

Abdul Majid. 2007. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

itulah blog rangkumanpustaka.blogspot.com sampaikan terkait Sumber-sumber belajar. selanjutnya anda dapat mempelajari definisi belajar menurut ahli

0 Response to "Sumber-Sumber Belajar Menurut Darwis A. Soelaiman"

Post a Comment